oleh

Bupati KSB Positif Covid-19, Begini Penjelasan  Wakil Bupati

Sumbawa Barat, KMCNews – Bupati Sumbawa Barat, Dr.H.W Musyafirin yang sesuai rencana kembali akan masuk kantor pada 6 Desember lusa paska cuti kampanye sebagai calon petahana, dilaporkan positif Covid-19.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati, Fud Syaifuddin, S.T dalam siaran langsung di halaman Facebook pribadinya.Wakil Bupati yang juga calon pendamping petahana ini menyampaikan ini, sesaat sebelum melakukan Swab Covid-19 di RSUD Asy Syifa KSB, Kamis (3/12/2020).

“ Beliau seminggu yang lalu kena Covid, sedang dalam proses penyembuhan dan Alhamdulillah beliau ada di rumah sakit Harapan Kita, beliau ini sudah mulai membaik dan akan di Swab satu kali lagi, kalau swabnya negatif beliau bisa pulang,” terangnya.

Wabup Fud Syaifuddin juga mengatakan, jangan takut dengan wabah Covid-19, kita harus berani kalau kita positif harus istirahat.

“ Kalau tidak ya kita tetap jaga diri, jadi nggak boleh takut karena kalau orang takut cepat kena nantinya, dan diingatkan bahwa wabah Covid-19 bukanlah penyakit yang salah bukanlah penyakit hina tetapi ini hal yang mewabah, seperti Gubernur DKI Jakarta dan ulama juga ada yang kena, “ tandas Wabup, yang didampingi dr.Carlof Dirut RSUD Asy Syifa, sembari mengharapkan doa masyarakat agar dirinya tidak positif Covid-19.

Seperti diketahui, H.W Musyafirin, dilaporkan Positif Covid-19, Selasa (1/11/2020) melalui press release gugus tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, 1 Desember 2020 dengan inisial M (47 tahun), kemudian sehari setelah release dari Pemprov, pada Rabu Malam (2/11/2020), gugus tugas penanganan Covid-19 KSB juga mengeluarkan release, inisial M usia 47 tahun yang kemudian dikoreksi menjadi usia 57 tahun.

Hingga saat ini H.W Musyafirin,  dilaporkan tengah menjalani isolasi di rumah sakit harapan keluarga Mataram, dan dalam kondisi berangsur membaik seperti ditegaskan Wabup.

Sebelumnya berkembang spekulasi ditengah masyarakat KSB, jika H.W Musyafirin positif corona sejak pertama kali diumumkan sakit, akhir Nopember lalu saat debat Pilkada KSB pertama batal digelar.

KPU Sumbawa Barat dalam keterangan pers jelang debat kedua, Rabu 2 Desember menyatakan, jika Cabup petahana KSB dalam keadaan sakit, dan kemudian Cawabup Fud Syaifuddin di isolasi mandiri, sehingga debat visi misi calon kepala daerah KSB batal dilaksanakan.

Release KPU ini membuat publik makin terbuka dan meyakini jika calon tunggal di KSB benar- benar sakit dan posotif Covid-19 hingga kemudian keluar secara resmi Press release pemerintah Provinsi maupun Kabupaten melalui gugus tugas..

Kemudian terpisah, Kepala Dinas Kesehatan KSB, H.Tuwuh,S.E kepada KMCNews, Kamis (3/12/2020) mengatakan gugus tugas terus melakukan tracking dan penanganan Covid-19 di KSB, sesuai prosedur protokol kesehatan.

Menurutnya, sesuai protokol kesehatan yang baru jika orang positif Covid-19 tanpa gejala maka Isolasi dilakukan secara mandiri.

” Saat ini kami terus melakukan penanganan Covid-19 sesuai prosedur, kami juga masih melakukan identifikasi termasuk tracking kontak terhadap kasus yang ada, memang minggu lalu terjadi lonjakan kasus di KSB, namun minggu ini menurun kini kondisinya terkendali dan stabil,”demikian ujarnya.(K1)

PASAR DIGITAL KSB

 

 

Komentar

Komentar Anda

Berita Lainnya