Bupati KSB Sukses Bangun Model Pembangunan Gotong Royong, Ikuti Ajang IVL

KMCNews – Bupati Sumbawa Barat, Dr.H.W Musyafirin,M.M menjadi salah satu dari 13 Bupati dan Walikota se Indonesia terpilih mengikuti ajang Indonesia Visionary Leader (IVL) Season 6 di Jakarta, Senin – Rabu (19-20/11/2019).

Ajang bergengsi untuk menguji kekuatan visi, misi dan program para kepala daerah ini digelar oleh Media Nasional Sindo, mengangkat tema “Memacu Visi Menuju Kedigdayaan Investasi”.

Di depan para panelis yang ahli di bidangnya, tiap kepala daerah mempresentasikan visi, misi dan program andalannya selama satu jam. Diharapkan setelah mengikuti IVL ini, para pemimpin daerah akan semakin terpacu untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja mereka.

Setiap kepala daerah akan diuji oleh empat ahli (panel expert). Mereka adalah Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik, Rektor Universitas Paramadina Firmanzah, Ketua Pembina Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD) Andi Ilham Said, serta Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute dan Pakar Komunikasi Politik UIN Jakarta Gun Gun Heryanto.

Ajang ini diharapkan menjadi laboratorium model kepemimpinan yang baik di Indonesia, karena diyakini banyak pempimpin daerah yang memiliki karakter kepemimpinan mumpuni, dimana Prestasi yang mereka catatkan diharapkan menjadi inspirasi bagi kepala daerah lain atau para calon pemimpin bangsa ke depan.

Bupati Sumbawa Barat Dr.H.W Musyafirin, dalam pemaparannya di Indonesia Visionary Leader season 6 yang berlangsung Selasa (19/11/2019) menyampaikan, ikhtiar menghidupkan kembali tata nilai dan semangat gotong royong dari Bumi Pariri Lema Bariri KSB merupakan terobosan dan langkah berani dalam rangka mengaktualisasikan jati diri bangsa Indonesia.

“Kita angkat kembali gotong royong sebagai budaya kita itu, benar-benar kita dari alam kultural kita bawa ke alam struktural,” ujar Haji Musyafirin.

Dijelaskannya, pemberdayaan gotong royong sebagai visi, misi dan aksi unggulan daerah KSB dipandang layak untuk menjadi solusi terhadap tata kelola pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan dalam rangka mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, perluasan kesempatan kerja dan penanggulangan kemiskinan.

“Sehingga dia benar-benar menjadi, tidak saja menjadi sebuah tata nilai atau sistem nilai tapi gotong royong ke depan dia harus bisa menjelma sebagai suatu instrumen cara dia mencapai tujuan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat pun menurut H.W Musyafirin telah merevitalisasi dan memformalkan tata nilai dan semangat gotong royong sebagai pedoman pembangunan dan program unggulan daerah melalui komitmen politik dalam bentuk PERDA nomor 8 tahun 2016 tentang RPJMD KSB tahun 2016-2021.

“Kita alhamdulillah di Kabupaten Sumbawa Barat jadi gotong royong ini sudah kita Perda kan menjadi semacam instrumen untuk mempercepat pemenuhan hak dasar masyarakat secara berkeadilan,”paparnya.

Sementara itu, pada peringatan Hari Lahir Kabupaten Sumbawa Barat yang ke-16 Rabu (20/11/2019) program gotong royong yang menjadi icon pembangunan KSB dibawah kepemimpinan H.W Musyafirin ini, mendapat apresiasi positif dari Gubernur NTB Dr.Zulkiflimansyah (Doktor Zul).

Dalam sambutannya, pada Harlah KSB ke-16 Doktor Zul menilai, Bupati KSB merupakan sosok yang cerdas, menurutnya tidak ada daerah bahkan negara yang masyarakatnya bisa mencicipi kesejahteraan, jika produk yang dijual masih berupa bahan mentah. Untuk sejahterah produk yang harus diolah duluh menjadi barang jadi dan bernilai jual tinggi baru kemudian dipasarkan.

“ Oleh karena itu apresiasi patut diberikan kepada pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, karena kini spirit kemajuan telah nampak di KSB, karena dengan sinergitas semua pihak termasuk dengan PT. AMNT, bahan mentah di KSB akan dikelola di tempat atau di KSB sendiri, yakni dengan akan dibangunnya Smelter,” kata Doktor Zul.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fahrullah, S.H., M.H di kesempatan yang sama dalam sambutannya mengatakan, KSB telah tumbuh seperti gadis cantik yang membuat banyak orang jatuh cinta.

Menggarisbawahi yang disampaikan Bupati dan Gubernur terkait sinergitas, Mendagri menurut Dirjen sangat konsen dengan pemerintahan yang sinergis, yakni yang seluruh unsurnya bergandeng tangan.

Seluruh elemen pemerintah bersama dunia usaha dan masyarakat bergandeng tangan membangun daerah. Harus diingat, bahwa orientasi penyelenggaraan pemerintah adalah mensejahterakan rakyat dan membahagiakan masyarakat, dengan pembangunan berbasis Gotong Royong seperti yang dilakukan Bupati KSB dalam program yang telah di Perdakan dinilai sangat berhasil.

‘’Saya mengucapkan selamat hari lahir kepada Kabupaten Sumbawa Barat semoga semakin maju kedepannya,” demikian kata Dirjen. (K-1)