oleh

Belum Ditemukan Korban Terseret Banjir di Batu Tering, Polisi Terus Lakukan Pencarian

KMCNews, Sumbawa Besar – Penelusuran lanjutan dilakukan guna mencari korban yang terseret banjir di Sungai Desa Batu Tering Kecamatan Moyo Hulu.

Penelusuran lanjutan pada hari kedua, Rabu (24/2/21) melibatkan 1 Regu Tim Polsek Moyo Hulu,1 Regu Tim Brimob Kompi C Sumbawa, 1 Regu Tim Rescue Kecamatan Moyo Hulu, 2 Regu Tim BASARNAS Sumbawa, 2 Regu Tim Pramuka Sumbawa, serta Gabungan Masyarakat Desa Batu Tering dan Desa Lito.

Adapun yang memimpin pencarian yakni Kapolsek Moyo Hulu AKP Satrio, SH, Ketua Tim BASARNAS, Ketua Pramuka Cabang Sumbawa, dan Kades Batu Tering Alwan Hidayat.

Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra S.IK dalam keterangan Pers melalui Kasubbag Humas, AKP Sumardi S.Sos menerangkan bahwa Tim Gabungan dari Masing-masing Satuan tersebut di bagi menjadi dua, Tim 1 Menyusuri Area Sungai dari Titil Nol (lokasi hilang korban) dan menyisir area bantaran sungai radius 50 meter dari sisi sungai (bantaran).

Kemudian Tim 2 bertugas menyisir area Hilir dari Sungai Batu Tering – Bage Loka (Bendungan Batu Bulan), dengan menggunakan perahu karet milik BASARNAS dan Masyarakat Sekitar, papar AKP Sumardi.

Dikatakannya, sebelum bertugas, Tim BASARNAS beserta TNI/Polri dan gabungan tim lain terlebih dahulu melakukan Brifing.

Pukul 07.10 wita, Tim Mulai Melakukan Pencarian dengan menyusuri area sungai dan bantaran sungai desa batu tering hingga dusun bage loka desa lito.

Tim 2 yang tergabung dari BASARNAS, TNI/Polri, Dan Beberapa Satgas lainnya bersama masyarakat menyusuri area Bendungan Batu Bulan (Hilir dari sungai Batu Tering – Bage Loka), dengan menggunakan Perahu Karet maupun Sampan Milik Warga sekitar.

“Pukul 12.30 wita masing-masing tim istirahat serta Brifing terkait titik-titik yang akan kembali dilakukan pencarian atau penyisiran.

Pukul 14.00 wita, masing-masing tim kembali turun”, ungkap AKP Sumardi.

Meski telah melakukan upaya pencarian dengan nelibatjan beberapa tim, namun korban belum juga ditemukan

Pukul 19.00 wita, Kegiatan Pencarian terhadap Korban Hanyut tersebut dihentikan, hal tersebut mengikuti SOP dari BASARNAS. selain itu, cuaca yang tidak mendukung faktor Hujan dengan intensitas sedang di lokasi sehingga menyulitkan tim dalam melakukan pencarian terhadap korban, serta kondisi air sungai yang keruh.

“Hingga Saat Ini Korban Belum Dapat Ditemukan, Pencarian terhadap Korban akan kembali dilakukan hari ke-III yaitu pada hari ini, Kamis tanggal 25 Februari 2021”, tandas Kasubbag Humas. (*)

Komentar

Komentar Anda

Berita Lainnya