Antisipasi Peredaran Narkoba DPRD KSB Inisiatif Bentuk Perda

KMCNews – Kasus narkoba di Kabupaten Sumbawa Barat cukup mem-prihatinkan, hampir setiap bulan aparat Kepolisian Resort Sumbawa Barat berhasil mengungkap peredaran narkoba di daerah ini.

Parahnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa Barat dalam keterangan pers beberapa waktu lalu, menyebutkan peredaran narkoba justru didominasi dikalangan siswa Sekolah. Dalam sebuah kesempatan di tahun 2019 misalnya, pe-ngambilan sampel yang dilakukan BNN di salah satu Sekolah (SLTA/Tidak disebutkan-red) terhadap sejumlah siswa, dari sembilan siswa yang diambil sampel  semuanya terpapar narkoba jenis sabu. Pihak BNN kala itu menyebutkan ke-mungkinan jumlah siswa yang terpapar narkoba di KSB,  jumlahnya lebih besar dari yang dijangkau BNN.

Mencermati masalah Narkoba ini, DPRD KSB tidak tanggung-tanggung ber-komitmen mendukung langkah segenap komponen masyarakat KSB, terutama LSM yang secara khusus peduli terhadap peredaran narkoba di KSB seperti LSM Gempita.

DPRD KSB melalui Komisi I bahkan sebelumnya telah berinisiatif melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, LSM Gempita dan pihak BNN. Audiensi ini dilakukan terkait dengan antisipasi peredaran gelap narkoba dan rencana pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat ke depan tentang pelaksanaan peraturan daerah (Perda) pencegahan, pem-berantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Kabupaten Sumbawa Barat.

“Perda tersebut merupakan inisiatif DPRD KSB, ini bentuk komitmen kita dalam mencegah per-edaran Narkoba di KSB,” terang Masadi,SE anggota Komisi 1 DPRD KSB.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD KSB, Amirudin Embeng, berpandangan dalam memerangi narkoba perlu digelar kegiatan –kegiatan besar seperti seminar nasional guna mem-berikan pemahaman lebih khusus siswa dan generasi muda akan bahaya narkoba.

Amiruddin Embeng mendorong LSM anti Narkoba seperti LSM – Gempita untuk membuatkan rencana Program kegiatan sehingga kedepannya pihak DPRD KSB akan memasukkan kegiatan tersebut kedalam APBD.

“Jangan tanggung tanggung gelar seminar besar undang dari orang-orang yang berkompeten pada bidang narkoba agar dampaknya lebih luas, “tegas Embeng.

Untuk lebih memperkuat komitmen pemberantasan narkoba di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah KSB sebelumnya dengan  menggandeng BNN KSB telah menggelar tes urine di kalangan anggota DPRD dan jajaran sekretariat DPRD.

Kepala BNNK KSB, AKBP. Cheppy Ahmad Hidayat, S. Ag kepada media menyampaikan apresiasi yang sebesar besarnya, atas inisatif DPRD KSB mengu-ndang BNN KSB untuk dilakukannya tes urine.(K1/*)