Aliansi Pribumi KSB, Desak Presiden Jokowi Tetapkan NTB Sebagai Bencana Nasional

KMCNews, Sumbawa Barat – Aliansi Pribumi Kabupaten Sumbawa Barat, mendesak Presiden Jokowi agar dapat menetapkan bencana Gempa NTB sebagai bencana nasional. Sejak gempa 12 Agustus 2018 yang lalu, gempa yang menewaskan lebih dari 500 orang dan ratusan ribu pengungsi yang terus berlanjut hingga kini. Gempa Mulai dari 5 – 7 SR dan berkali-kali dalam sehari.

Untuk itu kami dari “Aliansi Pribumi Sumbawa Barat ” . Mendesak Presiden RI:

1. Mendesak Presiden RI untuk merevisi inpres atau menerbitkan inpres baru untuk korban gempa Sumbawa dan Sumbawa Barat.

2. Mendesak Presiden RI memerintahkan PT AMNT agar memberikan tambahan bantuan bagi korban gempa Sumbawa dan Sumbawa Barat 100 Miliar.

3. Mendesak Presiden RI untuk menetapkan Status gempa NTB sebagai bencana nasional, dan segera memberi santunan bagi korban gempa KS dan KSB.

Joy Agusti H Bachtiar kepada KMCNews, Sabtu(1/9) mengatakan,
Melihat kondisi Pemda NTB kelihatan sudah kewalahan dan begitu juga masyarakat Lombok dan Sumbawa dengan kondisi gempa yang terus berulang frustasi. Apalagi potensi tsunami bisa saja terjadi mengingat akibat gempa tersebut daratan mengalami kenaikan 25 cm.”Untuk itu kami mendesak Presiden Jokowi untuk menetapkan Bencana Gempa NTB sebagai Bencana Nasional.

Dia menambahkan pasca gempa 7,0 SR, fasilitas pelayanan seperti pelabuhan kayangan lombok timur terganggu, bahkan semua aktivitas perekonomian di daerah ini terganggu.

“Kami hanya ingin kejelasan status,karena penanganan. Kerugian saja bisa sampai 10 triliun lebih,”ucap joy

Menurut dia, saat ini pemerintah tidak melihat lagi syarat formal untuk menaikkan status bencana melainkan paling utama kondisi masyarakat.

“Jangan lihat syarat formalnya, lihatlah kondisi masyarakat. Apakah pemerintah akan menunggu masyarakat NTB habis meninggal,hancur baru naikkan status,”katanya

Gempa NTB yang berkepanjangan tidak lagi dapat diatasi secara lokal, tapi perlu turun tangan pemerintah pusat bahkan tidak tertutup minta dukungan internasional,” tegas Joy Agusti H Bachtiar yang juga menjadi Ketua koordinator umum Aliansi Pribumi Sumbawa Barat.(K D)