Akhirnya Pemerintah Dengar Keluhan Pedagang Pasar Tanamira

KMCNews – Kegelisahan pedagang pasar tanamira akankah berakhir, seiring pemindahan sejumlah pedagang yang beroperasi di pasar bayangan yang ada di beberapa titik dalam kota Taliwang, seperti di Kelurahan Arken, Kuang dan Menala oleh Pemeritah setempat, hari ini Rabu (14/3//18).

Maklum saja selama ini, pedagang tanamira mengeluh akibat sepinya pengunjung akibat munculnya pasar bayangan dalam Kota, mereka sudah lama berharap agar Pemerintah segera merelokasi pedagang tersebut menjadi satu tempat di pasar tanamira.

Sebelumnya mereka pedagang pasar tanamira yang tergabung dalam Asosiasi pedagang pasar , mendatangi Pemerintah dan anggota DPRD KSB, menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya, mendukung penuh rencana pemerintah untuk melakukan penggusuran pasar bayanganan, kemudian pedagang pasar tanamira keberatan apabila diberikan ruang negosiasi antara pemerintah dan pedagang pasar bayangan dalam bentuk apapun, menerbitkan izin legalitas untuk berdagang di taman tiangnam dan mengembalikan sektor pedagangan tradisional terpusat di Pasar Tanahmira.

Merespon masalah ini, Kasubag Pasar Tanamira Ahmad S.Ap segera melakukan langkah akibat desakan tersebut, dengan melakukan rapat bersama antara Dinas terkait dengan komisi III DPRD KSB.

“ Kami menyepakati hasil rapat bersama bahwa tidak ada lagi kegiatan atau aktifitas perdagangan pasar di dalam kota, tanpa kecuali harus bersedia di pindahkan ke Pasar utama Tanahmira dan kami siap menyediakan tempat untuk pedagang baru eks pasar bayangan,” ujar Ahmad SAP.

Hasil dari kesepakatan tersebut, hari ini pedagang pasar bayangan pun direlokasi ke pasar Tanamira yang dilakukan oleh Satuan Pol PP, Polisi dan TNI.

“ Kami lakukan tugas relokasi ini sesuai SOP yang melibatkan Pol PP, Polisi dan TNI, tapi sebelum melakukan relokasi hari ini (Rabu 14/3/18-red) kami telah melakukan langkah langkah persuasive kepada para pedagang pasar bayangan, pemilik tanah, dan juga pemilik bangunan, dengan menerbitkan dan menghimbau agar tidak ada lagi aktifitas pasar di dalam kota sejak rabu 14 Maret 2018,” ujar Sihabuddin AP, Kadis Pol PP KSB.

Baca Juga : Pemerintah Tak Berdaya Sikapi Pasar Bayangan

Sementara itu, dengan adanya relokasi hari ini, pedagang Pasar Tanahmira pun merasa bersyukur karena pemerintah akhirnya mendengar dan menindak tegas masalah klasik yang tidak pernah terselesaikan padahal sangat jelas melanggar aturan, mengganggu aktifitas ekonomi, melanggar lalu lintas dan menimbulkan bau yang tidak sedap, serta merusak pemandangan kota selama ini.

“ Dan yang paling penting adalah pemerintah harus konsisten mengamankan daerah pasar bayangan agar para pedagang itu tidak kembali berdagang disana,” ucap salah seorang pedagang Pasar tanamira yang enggan namanya diberitakan dengan penuh harap.(K3/Firman)