Sumbawa Barat – Laga pembuka Liga 4 Zona Pulau Sumbawa yang mempertemukan tuan rumah PSKT Sumbawa Barat melawan Bima United di GOR Lalu Magaparang, Rabu (14/1/2026), berlangsung seru, keras, dan penuh drama. PSKT yang sempat unggul 3-1 harus rela mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 3-3 setelah Bima United bangkit di menit-menit krusial.
PSKT langsung tampil menekan sejak awal pertandingan. Hasilnya, gol cepat berhasil dicetak oleh Bagus Dwi Wibowo saat laga baru berjalan dua menit di babak pertama. Keunggulan ini membuat PSKT semakin percaya diri menguasai permainan.
Namun, Bima United menunjukkan respons cepat. Pada menit ke-15, M. Andre Maulana berhasil mencetak gol penyeimbang dan mengubah skor menjadi 1-1. Setelah itu, kedua tim saling jual beli serangan, tetapi skor tetap bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan yang dipimpin oleh wasit Imran dari Lombok Barat, yang dibantu dua asisten wasit, Lalu Fauzan Hadi dari Kota Mataram dan Basak Damar Rangkuti dari Lombok Barat itu, PSKT kembali tampil dominan.
Dua gol tambahan berhasil mereka ciptakan melalui Agus Rahmadi pada menit ke-53 dan Azriel Arkan Nibras Athallah pada menit ke-58. PSKT pun menjauh dengan keunggulan 3-1 dan berada di atas angin.
Situasi mulai berubah ketika gelandang PSKT, Diego, harus ditarik keluar akibat cedera di bagian hidung setelah terkena sikutan pemain lawan. Absennya Diego sedikit mengganggu keseimbangan lini tengah PSKT.
Meski unggul 3-1, PSKT sebenarnya punya peluang untuk mengunci kemenangan. Setidaknya ada dua peluang emas yang nyaris berbuah gol. Peluang pertama datang dari Muhammad Adam, pemain pengganti, sementara peluang lainnya diperoleh King Hendri yang sudah berhadapan langsung dengan penjaga gawang. Sayangnya, kedua peluang tersebut gagal dimaksimalkan.
Kegagalan memanfaatkan peluang itu menjadi titik balik pertandingan. Bima United bangkit dan tampil lebih agresif. Dalam waktu kurang dari 10 menit, mereka berhasil mencetak dua gol beruntun. Fahrul, pemain pengganti, memperkecil ketertinggalan pada menit ke-73, sebelum Erik Irawan menyamakan kedudukan pada menit ke-85. Skor berubah menjadi 3-3.
Di sisa pertandingan, termasuk tambahan waktu lima menit di babak kedua, kedua tim sama-sama berusaha mencari gol kemenangan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.
Hasil imbang ini membuat PSKT harus puas berbagi satu poin, meski kemenangan sempat berada di depan mata. Sementara bagi Bima United, hasil ini menjadi bukti mental pantang menyerah dan modal penting untuk menatap laga-laga berikutnya di Liga 4 Zona Pulau Sumbawa.(K1)

Komentar