oleh

Anggaran Sumbawa Barat 2026 Terjun Bebas 21%: DPRD Punya Rencana Bangkit

Sumbawa Barat – Badan Anggaran DPRD (BANGGAR-DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyelesaikan pembahasan final Nota Keuangan dan Raperda APBD Tahun Anggaran 2026.

Total pendapatan daerah diproyeksikan Rp 1.511.359.123.916, turun drastis Rp 397.937.841.275 atau 20,84% dibanding Perubahan APBD 2025.

Meski anggaran menyusut, DPRD Sumbawa Barat mengeluarkan rekomendasi strategis untuk memaksimalkan potensi lokal. Prioritas utama adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pariwisata, perdagangan, pertanian, perikanan, dan pemanfaatan aset daerah, sambil menjaga pengelolaan anggaran yang transparan, hati-hati, dan akuntabel agar tepat sasaran.

Fokus juga diberikan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat pendidikan dan kesehatan berkualitas, pengembangan UMKM, serta agrowisata dan ekonomi kreatif. Infrastruktur menjadi kunci dengan pembangunan jalan desa, jembatan, transportasi, energi, dan air bersih yang layak, sekaligus pengembangan SDM inklusif untuk pendidikan unggul dan kesiapan tenaga kerja kawasan industri.

“Penurunan anggaran bukan akhir, tapi momentum kita bangkit dengan memaksimalkan potensi lokal seperti pariwisata dan agrowisata. DPRD siap kawal agar setiap rupiah tepat guna untuk kesejahteraan rakyat Sumbawa Barat.” tegas Kaharuddin Umar, Ketua DPRD KSB,.Langkah ini juga menjadikan peta jalan tiga pilar pariwisata sebagai panduan utama perangkat daerah.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *