Sumbawa Barat – Upaya memperkuat landasan hukum penanganan penyakit menular di Kabupaten Sumbawa Barat kembali bergulir. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD KSB secara resmi menyampaikan tanggapan terhadap pendapat Bupati atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD tentang Penanggulangan Penyakit Menular.
Penyampaian tanggapan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna masa sidang I tahun 2025. Pada kesempatan itu, DPRD menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan, saran, serta masukan konstruktif dari Pemerintah Daerah yang dinilai sangat penting bagi penyempurnaan substansi Raperda tersebut.
Ketua Bapemperda DPRD melalui juru bicaranya, Norvie Afriansyah, menjelaskan bahwa pihaknya telah mencermati secara seksama seluruh tanggapan Bupati terkait Raperda inisiatif tersebut. Masukan tersebut dianggap krusial untuk memperkuat isi regulasi dan memastikan Raperda memiliki landasan hukum yang kokoh serta dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.
“Secara umum, Bapemperda DPRD menerima dengan baik seluruh saran dan masukan dari Pemerintah Daerah. Ini menjadi bagian penting dalam penyempurnaan Raperda agar lebih relevan, kuat secara hukum, dan aplikatif di lapangan,” ujar Norvie dalam penyampaiannya.
Menindaklanjuti masukan tersebut, Bapemperda DPRD akan melakukan telaah mendalam terhadap seluruh materi Raperda. Proses itu mencakup evaluasi pasal demi pasal, kemungkinan penambahan atau penghapusan substansi tertentu, serta penyempurnaan struktur dan redaksional agar isi regulasi lebih tepat sasaran dan mudah dipahami oleh para pelaksana di lapangan.
DPRD berharap, dengan dukungan penuh dari pihak eksekutif, pembahasan Raperda ini dapat segera dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku. Kehadiran regulasi mengenai penanggulangan penyakit menular dinilai sangat mendesak mengingat upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan penyakit menular merupakan kebutuhan mendasar dalam menjaga keselamatan kesehatan masyarakat.
Raperda ini juga diharapkan mampu menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular, sekaligus menjaga stabilitas pembangunan dan produktivitas masyarakat agar tetap sehat dan tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman kesehatan.
Mengakhiri penyampaiannya, Bapemperda DPRD menyampaikan harapan agar Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan amanah dan bekerja demi kemajuan daerah.(*)

Komentar