81 Situs Perdagangan Berjangka Ilegal Diblokir Bappebti

KMCNews,Jakarta – Selama 2016-2017, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah menutup 81 situs/website perdagangan berjangka karena melanggar aturan. Tiga di antaranya pialang asing yang beroperasi di Indonesia.

Bappebti mengambil keputusan ini karena perusahaan itu tidak terdaftar dan melanggar ketentuan bursa berjangka. Perusahaan asing itu bermarkas di luar negeri dan rata- rata memiliki kantor cabang di Indonesia, namun setelah dilakukan pengecekan tidak ditemukan alamatnya. Ketiganya adalah FBS, Hot forex, dan Insta forex.

Bachrul Chairi, Ketua Bappebti, mengatakan perusahaan perdagangan berjangka yang ditutup tidak diperkenankan melakukan kegiatan. Jika mereka masih membandel, maka Bappebti bersama pihak kepolisian akan melakukan berita acara pemeriksaan (BAP).

“Perusahaannya ada di Hongkong, Cina, atau Singapura tapi setelah dicek di Indonesia alamatnya tidak ada.
Cuma numpang gedung,” jelas Bachrul Chairi, di Jakarta, Kamis (20/7).

Menurut Bachrul mereka bermain di website, yakni menggunakan teknologi dengan mengkloning web. Sementara perusahaan lokal rata-rata melakukan kegiatan dengan mengadakan seminar dengan mengumpulkan dana dari peserta.

“Mereka membentuk komunitas yang intinya dikoordinasi dengan perusahaan ilegal untuk menjual produk mereka. Kemudian broker menjual kontrak mikro atau lot kecil,” paparnya.

Ini yang dilakukan seolah-olah perusahaan resmi yang mendapat izin, namun bukan perusahaan yang sebenarnya. Meski hingga kini belum ada nasabah yang melaporkan telah ditipu oleh pialang ilegal tersebut. Namun begitu, Bappebti tidak tinggal diam.

“Yang dilakukan Bappebti untuk mencegah hal ini terjadi, tentunya bekerjasama dengan Kominfo yang secara reguler mengirimkan data website kloning untuk dilakukan pemblokiran,” jelasnya.

Bachrul mencontohkan perusahaan ilegal bernama PT Cahaya Forex di di Yogyakarta yang berhasil mengumpulkan uang dari masyarakat. Kemudian, Bappebti  melakukan pemeriksaan, penyidikan hingga pelakunya dihukum 14 tahun. Dua tahun untuk pelanggaran perdagangan berjangka dan 12 tahun untuk pencucian uang.

Bappebti saat ini bersama OJK (Otoritas Jasa Keuangan) ,Kepolisian, kejaksaan, Kemenkeu, Kemenkominfo, BI (Bank Indonesia), PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) berkoordinasi. Dengan membentuk Satgas (Satuan Tugas) untuk menjaring Investasi Bodong maupun memblokir situs internet pialang ilegal dan pialang lokal yang telah dicabut izinnya. (Daf/beritabuana.com)

Beri Komentar Di Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *