TGH Mahally Fikri : Kepemimpinan Zul- Rohmi Tetap Tanggung Jawab Partai Demokrat

KMCNews, Sumbawa Barat – Seperti diketahui Partai Demokrat yang berkoaliasi dengan Partai Keadilan Sejahtera, sukses mengantarkan pasangan Zul-Rohmi (Dr.Zulkiflimansyah dan Dr.Hj. Siti Rohmi) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih dalam Pilgub lalu.

Namun kenyataan lain harus diterima Partai Demokrat, sebab kader yang diusungnya, Dr.Hj.Siti Rohmi Wakil Gubernur terpilih, menyatakan mundur dari Partai Demokrat pasca pelantikannya sebagai Wakil Gubernur NTB.

Meski demikian, Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahally Fikri,SH menegaskan, kepemimpinan pasangan Zul-Rohmi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tetap menjadi tanggung jawab Partai Demokrat, sesuai amanah yang diberikan rakyat NTB.

Hal tersebut disampaikan, TGH. Mahally Fikri, kepada KMCNews, sesaat seusai acara Konsolidasi strategi pemenangan pemilihan Legislatif  tahun 2019, di Lesehan Tanamira Taliwang, Minggu (6/1/19).

Siti Rohmi meninggalkan Partai Demokrat setelah sebelumnya mantan Gubernur NTB, yang tak lain saudara kandungnya Dr.KH.Zainul Majdi, MA alias Tuan Guru Bajang (TGB) yang juga kader Partai Demokrat, menyatakan mundur dari Partai berlambang Bintang Mercy tersebut.

Lalu, adakah pengaruh suara bagi Partai Demokrat ketika kehilangan TGB yang dikenal sebagai tokoh, ditambah kehilangan calon yang telah diusungnya sebagai pemimpin NTB, terutama dalam menghadapi Pemilihan Legislatif mendatang.

Menjawab hal ini, TGH Mahally Fikri menegaskan, sejarah membuktikan bahwa setiap tokoh yang masuk Partai pasti ada pengaruh positifnya dan ketika meninggalkan Partai atau keluar dari sebuah Partai pasti ada pengaruhnya juga, namanya tokoh berpengaruh.

“Untuk memperbesar suara Partai tak bisa dinapikan memang pengaruh seorang tokoh, namun demikian untuk keterpilihan Caleg itu lebih banyak berpulang pada Caleg itu sendiri,” ujarnya.

Karena itu, TGH Mahally Fikri dibagian lain dalam sambutannya pada acara konsolidasi, mengajak seluruh kader dan sejumlah Caleg Partai Demokrat yang hadir untuk selalu turun ke tengah masyarakat, disamping bersosialisasi memperkenalkan diri juga menyampaikan hal-hal positif terutama capaian yang telah dikerjakan Partai Demokrat saat negeri ini dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), diantaranya seperti kebijakan dana desa, peningkatan kesejahteraan guru melalui sertifikasi guru, dan kebijakan pengangkatan Pegawai honorer.

“ Sejarah selalu berulang, Partai Demokrat sudah punya sejarah memimpin negeri ini, tak heran suatu saat seperti halnya Partai lain yang punya sejarah, Partai Demokrat suatu saat akan kembali memimpin negeri ini,termasuk pada momentum Pemilu mendatang kita tetap optimis meski diterpa badai yakinlah kita punya semangat dan keyakinan apalagi berdasarkan hasil survei,  Partai Demokrat cukup signifikan mendapat dukungan rakyat,”katanya, dengan nada penuh optimis.(K-1).

 

Beri Komentar Di Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *