oleh

Sisa Dana Bantuan Akibat Gempa Disebut Tersendat di BRI

Taliwang, KMCNews – Dana sisa bantuan rehab rumah korban akibat Gempa lalu, khusus untuk  sejumlah rumah rusak ringan hingga kini belum bisa dicairkan.

Dana sisa sebesar Rp. 510.000 bagi masing-masing penerima manfaat dipertanyakan warga kapan realisasinya, sebab diketahui sebelumnya dana tersebut, telah di transfer Pemerintah Pusat melalui  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke rekening Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat, pada 28 Desember 2020 lalu.

Bahkan sebelumnya, Kapala Pelaksana BPBD KSB Ir Lalu Muhammad Azhar MM, seperti dilansir media akan mencairkan dana sisa itu pada Januari lalu namun hingga kini belum juga terealisasi.

Ditemui KMCNews diruang kerjanya, Senin (15/2/2021), Lalu Azhar mengatakan, kendala belum disalurkan dana bantuan gempa dikarenakan ada masalah di Bank BRI.

“ Saat ini dana itu tersendat di BRI, masalahnya karyawan yang tadinya mengurus masalah pencairan dana dan memegang data pindah tugas, begitu juga Kepala BRI Taliwang  saat ini orang baru selain itu pihak BRI juga mengatakan kalau rekening dana ini masih di Close sehingga belum juga bisa dicairkan,” ujar Lalu Azhar.

Dana total yang telah di transfer pusat  ditegaskan kembali Lalu Azhar sebesar  Rp. 3.205,000.000 untuk 8.248 KK penerima manfaat rumah rusak ringan yang ada di 5 Kecamatan diluar Kecamatan Maluk, Jereweh dan Sekongkang.

Untuk 3 Kecamatan lingkar tambang itu dikatakan Lalu Azhar telah menerima bantuan full 100 persen tanpa pemotongan.

“ Total keseluruhan rumah rusak ringan ada 13.188, dari jumlah itu 8.248 diantaranya yang masih dapat sisa Rp. 510.000,-  yang ada di 5 Kecamatan selain Kecamatan Jereweh maluk dan Sekongkang yang telah menerima bantuan penuh sebesar Rp. 10 Juta,” terang Lalu Azhar.

Kemudian, jika dihitung dana Rp. 510.000 yang harus diterima penerima manfaat sebanyak 8.248 maka dana Rp. 3.2 Milyar yang di transfer terakhir oleh Pemerintah pusat tersebut kurang sekitar  Rp. 1 Milyar, dana kekurangan ini menurut Lalu Azhar ada tersimpan di rekening BPBD untuk menutupi kekurangan dimaksud.

“ Nah dana yang ada di rekening kami itu yang belum dimanfaatkan karena penerima manfaat ada yang sudah terima bantuan lain ada yang tidak terdeteksi dan ada yang tinggal di tanah Pemerintah,” tandas Lalu Azhar.

Lalu kapan sebenarnya dana gempa yang sebelumnya dipotong itu dicairkan, lalu Azhar belum dapat memastikan , yang jelas pihaknya bersama Pokmas yang akan menyalurkan dana itu ke penerima manfaat berkali kali sudah datangi BRI berharap bisa segera cair, namun menurut Lalu Azhar paling lambat April dana  yang disalurkan sudah harus dilaporkan kembali.

Terakhir menyinggung pemotongan Rp,. 510 .000  sebelumnya dilakukan , Lalu Azhar mengatakan, dana itu digunakan untuk diberikan kepada yang belum menerima bantuan sama sekali, terkait adanya pemotongan lebih dari Rp. 510.000 yang dijumpai dibeberapa tempat Lalu Azhar mengatakan itu diluar ketentuan yang diatur Pemda.

Sementara, ditemui wartawan untuk dimintai keterangannya, Kepala Cabang BRI Taliwang enggan menemui awak media, namun menurut salah seorang staf BRI mengakui jika ada Pokmas yang datang ke BRI mempertanyakan dana gempa itu, sumber staf ini mengatakan lagi jika benar dana di rekening sebelumnya masih close, termasuk ada staf  yang selama ini mengurus masalah dana gempa pindah tugas dibenarkan staf ini menjadi salah satu kendala.(K1)

Komentar

Komentar Anda

Berita Lainnya