Seminar Merajut Nusantara, Pemanfaatan Internet Di Era Milenial

KMCNews, Sumbawa Barat – Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia dan perkenalan dunia internet ditengah masyarakat menjadi tanggung jawab Pemerintah.

Selain itu ketersediaan fasilitas telekomunikasi dan sarana informasi juga penting, hal ini dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat menghadapi tantangan jaman di era milenial saat ini.

Menyadari hal tersebut, anggota DPR RI dari Dapil Nusa Tenggara Barat, H.Muhammad Syafruddin,ST.MM menggandeng Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menggelar Seminar merajut Nusantara dengan tema pemanfaatan Internet sebagai Media edukasi dan bisnis di era milenial dalam rangka sosialisasi redesain USO (Universal Service Obligation).

Dalam seminar yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama yang diikuti ratusan peserta di Hotel Grand Royal Taliwang, Sabtu (26/5) tersebut, H.Muhammad Syafruddin, ST.MM anggota Komisi I DPR RI memaparkan, bahwa USO merupakan bentuk kewajiban Pemerintah untuk memberikan layanan – layanan telekomunikasi dan informasi kepada Publik.

“ Kominfo terus melakukan redesain USO agar akses teknologi informasi bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia,”jelas Bang Rudi sapaan akrab Poilitisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Diterangkannya, salah satu wujud redesain USO itu adalah pembangunan akses komunikasi di daerah –daerah perbatasan.Menurutnya, dalam membangun akses komunikasi diperbatasan tersebut pemerintah pusat turut bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat dan operator seluler.Konsep USO itu sendiri dikatakannya, muncul sebagai jawaban untuk mengupayakan pemerataan jaringan teknologi informasi dan komunikasi di tanah air.

“Teknologi informasi dan komunikasi berperan sangat penting di era globalisasi dan demokrasi, karena internet saat ini sangat penting sebagai media edukasi dan bisnis di era generasi milenial,”paparnya.

Lanjut Bang Rudi, salah satu gaya hidup yang menonjol dikalangan generasi milenial adalah pola konsumsi internet.

“Konsumsi Internet mereka jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok penduduk yang usianya lebih tua.Ini menunjukkan ketergantungan mereka terhadap koneksi internet sangat tinggi,”katanya.

Dalam analisa Bang Rudi, anak anak muda Indonesia terbukti memakai smartphone seharian, dan 84 % dari mereka mengaku tidak bisa keluar rumah tanpa smartphone.Rata-rata mereka menggunakan minimal lima buah gadget sehari-hari, termasuk smartphone, tablet, laptop, game console dan TV.

“ Anak-anak muda Indonesia juga lebih suka nongkrong di dunia maya, 55 % dari pada di mal 47 % atau kafe 42 %, dan mereka punya rasa fear of missing Out (FOMO), alias takut tidak update atau ketinggalan informasi kalau tidak terhubung dengan internet,”tambahnya.

Sementara itu dibagian akhir, Bang Rudi menyampaikan terkait Internet sebagai Media Edukasi dan Bisnis, menurutnya internet dapat dimanfaatkan dalam segala bidang, baik pendidikan, pemerintah, perbankan, penyuluhan kepada masyarakat, kesehatan dan juga bisnis.

“ Adanya internet dalam dunia pendidikan dapat memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan, dimana internet juga hilang batasan ruang dan waktu, internet juga membuka peluang baru untuk melakukan pekerjaan dari jarak jauh dan semua lini bisnis dapat memnafaatkan internet untuk memkasimalkan bisnisnya,”pungkas Bang Rudi, H.Muhammad Syafruddin, ST,MM.

Seminar yang berlangsung selama tiga jam tersebut, selain Bang Rudi pemateri lainnya yakni, sejumlah praktisi diantaranya Najamuddin Amy, S.Sos dari Komisi Informasi, Firmansyah,S,Kom pakar dan pengamat dan juga mewakili Bakti ada Latifah Hanum.

Ketiga pemateri ini secara umum menjelaskan penerapan internet dalam dunia kerja serta bagaimana cara memaksimalkan fungsinya dan bagaimana menghindari penyalahgunaan internet termasuk maraknya informasi yang bersifat hoax serta penipuan.(K1)

%d bloggers like this: