Selamat Bekerja Gubernur dan Wakil Gubernur Baru

(Ditulis Oleh: Dhevan Afriansah)

Rabu 19 September 2018, hari ini DR. Zulkiflimansyah dan HJ. Sitti Rohmi Djalillah berjalan menuju Istana Negara diiringi kirab, yang sudah menjadi tradisi pelantikan gubernur di Istana sejak 2016. Rabu pagi ini, oleh Presiden Joko Widodo, keduanya dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 2018-2023.

“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD Negara Republik Indonesia 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” begitulah kutipan sumpah jabatan yang diucapkan Zulkiflimansyah pagi ini.

Zulkiflimansyah dan Sitti Rohmi Djalillah sudah resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat(NTB). Hari ini adalah hari pertama dari apa yang disebut Zul sebagai fase perjuangannya.

Warga NTB sudah barang tentu menantikan pelaksanaan itu. Ada begitu banyak tantangan yang harus direspon oleh Gubernur Zulkiflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi Djalillah. Ada sejumlah janji yang harus dipenuhi oleh mereka berdua.

Kita, pemilih maupun pihak yang hanya bisa mengamati dalam Pilkada Nusa Tenggara Barat, tentu masih ingat janji yang pernah disampaikan Zul dan Rohmi selama masa kampanye.

Mengirim 500 hingga 1000 Mahasiswa NTB belajar keluar negeri, janji yang pernah disampaikan oleh Zul dan Rohmi saat itu.

Warga NTB tentu akan menagih pelaksanaan jani-janji tersebut. Tagihan janji itu bukan semata-mata tagihan janji politik. Para pemilih boleh jadi menagih janji-janji itu karena pelaksanaan janji-janji itu mereka butuhkan demi memperbaiki kualitas hidupnya.

Penguatan Wisata Halal

Disektor pariwisata sebagai ikon NTB , Zul Rohmi akan melanjutkan ikhtiar konsep pembangunan pariwisata halal yang sudah dirintis oleh TGB. Pariwisata Halal saat ini sudah menjadi brand image yang kuat bagi wisatawan yang berkunjung di NTB.” Zul Rohmi akan melanjutkan konsep wisata halal agar citra dan destinasi pariwisata di NTB banyak dikunjungi wisatawan.

Sementara itu, agar wisatawan yang berkunjung ke NTB mendapatkan suasana yang baru dan khas, Zul Rohmi akan mendorong peran serta masyarakat untuk membuka destinasi wisata yang baru.” Zul Rohmi akan men support dan siap bekerjasama bersama rakyat utk memperkenal destinasi wisata tersebut agar lebih dikenal.

Untuk menunjang wisata halal, Zul Rohmi juga mendorong agar masyarakat setempat/lokal sebagai pilot pembangunan wisata di daerah tersebut.” Fasilitasi pelatihan pembangunan SDM berkelanjutan dilingkar wisata mutlak dilakukan.

Upaya untuk mewujudkan janji-janji itu pasti ditagih oleh warga NTB. Sekali lagi, bukan semat-mata menagih janji kampanye, melainkan karena warga membutuhkannya.

Meskipun terdengar normatif, janji di bidang pendidikan pasti juga ditunggu pemenuhannya. Bantuan-bantuan di bidang pendidikan pasti sangat dibutuhkan warga NTB di tengah biaya pendidikan yang memang mahal.

Apalagi ada 15 Komitmen Gemilang Zul – Rohmi.

Selain hal-hal tersebut di atas, masih ada janji lain yang pernah disampaikan Zul dan Rohmi. Kita tentu boleh berharap bahwa semua janji itu akan terwujud.

Di luar janji tersebut di atas, Zul dan Rohmi tentu berhadapan juga dengan harapan-harapan lain warga NTB. Salah satu harapan yang sangat kentara di tengah masyarakat NTB bahwa layanan publik dan pembenahan birokrasi harus dilangsungkan lebih baik lagi atau setidaknya dipertahankan.

Gubernur dan Wakil Gubernur terdahulu telah meninggalkan jejak yang baik pada perbaikan kualitas layanan publik dan pembenahan birokrasi ketimbang era sebelumnya. Masyarakat tentu ingin hal tersebut semakin baik lagi.

Memenuhi janji dan harapan masyarakat memang tidak semudah saat mengucapkannya dalam kampanye. Namun seberat apapun, harus ditunaikan, karena janji itulah yang telah memikat para pemilih dan menjadikan Zul – Rohmi sebagai nahkoda NTB.

Di atas hal tersebut, harapan paling besar dari masyarakat adalah bahwa Zul dan Rohmi harus mampu menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat; bukan hanya bagi para pemilihnya. Kita berharap Zul dan Rohmi bisa segera merekat kembali keretakan-keretakan sosial yang masih bersisa selepas Pilkada NTB.

Sejumlah gesekan antarwarga masyarakat memang terjadi selama proses Pilkada NTB. Gesekan-gesekan itu, harus diakui, telah melonggarkan beberapa sisi kohesivitas sosial. Memperkuat kembali kohesivitas sosial itu tentu perlu dimulai dengan langkah-langkah nyata dari gubernur dan wakil gubernur baru.

Pidato Dr.Zulkiflimansyah saat Kunjungan ke Kabupaten Sumbawa Barat(KSB) Semoga apa yang jadi harapan dan komitmen dapat diwujudkan.

Dibagian lain dalam kesempatan yang sama dihadapan ribuan peserta Forum Yasinan, salah satu alasan utama dirinya maju menjadi Calon Gubernur adalah karena Kabupaten Sumbawa Barat.

Menurutnya, KSB memiliki rencana pembangunan yang luar biasa kedepan seiring pembangunan smelter oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT), selain Smlter akan ada industri ikutannya yang akan dibangun seperti, Industri Kabel, Pupuk dan lain sebagainya, KSB menurutnya akan menjadi pusat industri baru di Indonesia.

” Tentu dengan rencana tersebut, akan ada bandara kelas satu, pelabuhan kelas satu, rumah sakit kelas satu di KSB, saya dan TGB sudah mendengarkan langsung bagaimana presentasi PT AMNT terkait rencana kedepan, dan itu sangat luar biasa. KSB akan menjadi pusat kemajuan pembangunan NTB dan tanah air tercinta kedepan.

Kita patut menaruh kepercayaan yang memadai kepada Zul dan Rohmi untuk merespons tantangan-tantangan yang ada, untuk memegang janjinya dan memenuhi harapan besar warga Nusa Tenggara Barat.

Selamat bekerja, Gubernur Zulkiflimansyah dan Wakil Gubernur Sitti Rohmi Djalilah.

Beri Komentar Di Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *