Kisah Dokter Barir, Jalankan Bisnis K-Link

“Selalu bekerja sepenuh hati sehingga tidak ada ruang tersisa untuk mengkritik, menilai atau meragukan diri sendiri, sehingga semua mengalir seperti tanpa beban”

Dr. Barir Cahyono ST – Crown Ambassador

Sama halnya dengan yang dialami oleh pria yang akrab disapa Barir ini. Semua mengalir begitu saja, pun ia tak pernah berpikir akan jadi pebisnis direct selling.

Masa kuliahnya dihabiskan di Yogyakarta dengan menamatkan pendidikan di dua Universitas (Universitas Islam Indonesia dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) dan dua fakultas berbeda sampai akhirnya mendapatkan gelar sarjana teknik dan dokter.

Saat kuliah Barir memanfaatkan waktu untuk memperoleh tambahan uang. Bersama teman-teman, suami dari Asti ini membuka agen asuransi dan dikenalkan usaha K-LINK.

“Sayangnya kesibukan saya kuliah membuat bisnis ini berakhir tanpa hasil,” kenang mantan pegawai negeri sipil di Sumbawa ini.

Lima tahun lebih dihabiskannya untuk mengamati perkembangan bisnis K-LINK, sejak dipresentasi awal 2003. Tekadnya kemudian bulat untuk memilih K-LINK menjadi profesi masa depan.

Pertengahan 2007 Barir bergabung dan membuat keputusan memulai bisnis ini. Namun dalam menjalankan usaha ini banyak tantangan yang dihadapi. Ego sebagai dokter dan pandangan negatif keluarga serta teman-temannya terhadap bisnis ini menjadi tantangan terbesarnya.

”Setiap momen kesulitan, ujian, dan cobaan menjadi masa belajar dan evaluasi saya untuk memperbaiki keadaan, jangan sesali. Sebab bisa jadi itu semua justru membuka banyak peluang di masa depan. Siapa pun Anda bisa menjadi Crown Ambassador,” ungkap ayah dari Ghaniy Muhammad Albarir dan Yusuf Muhammad Albarir ini.

Sejak serius membangun bisnis K-LINK, Barir dibimbing langsung oleh sponsornya RCA H. Hendri Rikianto. Barir bersedia berubah, mengembangkan sikap mau belajar (teachable), fokus dengan goals dan impiannya.

Konsultasi untuk menentukan arah perkembangan bisnis dan kerja kerasnya membuahkan hasil. Kini Barir memiliki pertumbuhan bisnis yang mantap, kebebasan waktu, keuangan yang baik dan kehidupan yang berkualitas.

“Jika pada awalnya Anda mengharapkan penghasilan tambahan di bisnis ini, Anda akan terheran-heran. Bukan hanya uang yang diterima tapi pengembangan diri, sahabat yang banyak dan tulus serta penghargaan yang luar biasa,” ujar pria kelahiran Lamongan ini,seperti dikutip dari k-link.co.id.

Menjadi orang sukses menurut Barir tidak terlepas dari SIKAP 4 AS yaitu Kerja Keras, kita harus melakukan suatu pekerjaan dengan 100% komitmen.

Kerja Cerdas akan membuat kita memahami, mengatasi, berinovasi dan menangkap peluang yang hadir. Kerja Tuntas, finish what you’ve started. Lakukan dengan fokus dan profesional. Kerja Ikhlas mengarahkan kita untuk berserah kepada Allah SWT.

Begitulah episode hidup, perjuangan tak pernah mudah. Namun dengan filosofi “mengalir“ impian Barir terwujud. Diiringi berbagai pengalaman dan pembelajaran, ibadah umroh gratis, perjalanan ke luar negeri, kebebasan waktu, ketenangan beribadah, pengembangan kepribadian.

“Yakinlah bahwa bisnis K-LINK bisa menjadi profesi utama masa depan Anda,” pesan dr. Barir mengakhiri pembicaraan.

“Saya bersyukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmatNya. Terima kasih kepada kedua orang tua yang selalu mendoakan, anak-anak dan istri tercinta yang selalu menyertai tiap langkah. Juga pada segenap sahabat yang banyak berperan dalam pencapaian ini. Make yourself more useful, Allah selalu menolong orang yang selalu menolong saudaranya. Jangan pernah menyerah dan terus berjuang,”pungkasnya.(*)

Beri Komentar Di Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *