Hemodialisa RSUD As-Syifa Cukup Stabil

KMCNews, Sumbawa Barat – Pasokan darah RSUD Asay-Syifa Sumbawa Barat cukup untuk Pasien Masyarakat di KSB. Hingga kini masih bisa di kontrol. Sehingga tidak menghawatirkan untuk kebutuhan pasien.

Stok darah yang di peroleh RSUD dari beberapa elemen masyarakat, seperti kegiatan Donor Darah Masal atau donor darah yang diadakan oleh beberapa instansi Pol PP, Kepolisian , TNI serta Dinas terkait yang lain. Event ini biasanya diadakan saat hari-hari besar atau hari ulang tahun Masing- masing Instansi. “Untuk pasien rawat inap biasanya keluarga pasien sendiri yang mendonorkan darahnya”. Jelas Kepala Bidang Komunikasi Informasi dan Rekam Medis (KIRM) RSUD Sumbawa Barat, Andi Suhairi. SST kepada KMCNews, Selasa(6/11)pagi.

Darah yang sudah terkumpul di simpan di Bank Darah RSUD Asy-Syfa. Serta pengambilannya melalui UTD/ BDRS Unit Transfusi Darah.Untuk harga darah di PMI Kota Mataram 350.000 rupiah per kantong isi 350 ml. Sedangkan untuk RSUD sendiri tidak memasang tarif.Program Donor Darah dari RSUD dilakukan tiga bulan sekali.

Meski PMI di Kabupaten Sumbawa Barat ini belum berjalan. Pihak Rumah Sakit sudah mengantisipasi kebutuhan pasokan darah.BDRS di Rumah Sakit Asy-Syfa Sumbawa Barat ini berjalan sejak tahun 2014, hingga kini sudah menunjukan kemajuannya.

Sedangkan pasien yang datang di RSUD ini menurut data pihak Rumah Sakit perhari rata-rata mencapai 866 orang sedangkan pasien yang rawat inap kurang lebih 181 orang. Angka kebutuhan darah pertahun sekitar 1000 kantong darah.

Karena darah ini sangat di butuhkan, pihak Rumah Sakit mengharapkan partisipasi dan dukungan dari semua lapisan masyarakat untuk mendukung program Donor darah. Agar pasokan darah di Rumah Sakit Sumbawa Barat tetap stabil. (K D)

Beri Komentar Di Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *