Gubernur NTB Dr. Zul, Tampil Kerap Tak Bersepatu, Kenapa ?

KMCNews, Sumbawa Barat – Kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Zulkieflimansyah baru beberapa bulan berjalan, kesan sederhana dan gemar turun ke tengah masyarakat ditampilkan mantan anggota DPR RI dari PKS Daerah Pemilihan Banten tersebut.

Simak saja beberapa penampilan yang dipublish di akun medsos Facebooknya, Dr Zul demikian panggilan biasa disapa, sepertinya memberikan kesan sebagai pemimpin tidak harus tampil formal berada ditengah masyarakat, dalam beberapa kunjungan ke tengah masyarakat ia bahkan turun dengan penampilan seadanya, tak jarang beberapa kesempatan tidak pakai sepatu dengan pakaian biasa saja, tak harus necis selayak pejabat umumnya.

Kesan mobile langkah cepat, dengan penampilan sederhana dan selalu turun ke tengah masyarakat, nampaknya disadari betul Gubernur NTB yang berpasangan dengan Siti Rohmi kakak kandung mantan Gubernur NTB Zainul Majdi ini, sebagai Wakilnya.

” Semasa kampanye dulu hampir semua desa dan dusun kami datangi, permintaan warga ke kami sederhana agar kebiasaan menyapa dusun mendatangi desa tetap dilakukan, “ ujar Dr. Zul, dalam sebuah kesempatan, seperti dikutip KMCNews dari Halaman Facebooknya.

Sinyal yang diberikan Dr Zul agar harapan masyarakat kecil dapat ketemu Gubernur kini lebih mudah dan terbuka lebar, ini nampaknya yang ingin dibangung Dr. Zul sejak awal kepemimpinnya.

Bahkan saat ini Pemerintah Provinsi NTB memberikan banyak pilihan kanal berkeluh kesah, memberikan saran, masukan serta kritikan kepada stakeholders pelayanan melalui program Jumpa Bang Zul Umi Rohmi setiap pagi Jum’at setiap Minggunya.

Selain itu, seperti dipublish Dr Zul masih di halaman Facebooknya, Program unggulan NTB Care yang bisa diakses melalui android/smartphone, Command Center penanganan bencana dan Bang Zul menyapa langsung warga NTB dari desa ke desa, kampung ke kampung, dusun ke dusun secara berkala.

Program menyapa ini akan dilengkapi dengan menyapa warga kota, desa, kampus dan sekolah di NTB yang dirangkum dalam Program Humas Goes to CIVICS (City, Villages, Campus and School). Jadi, banyak cara bertemu Gubernur NTB.

Dr Zul pun berharap langkah yang dilakukannya ini, dapat dilakukan pejabat lainnya, karena terkadang pemimpin itu lupa konstituennya setelah terpilih dan dilantik.

Dr Zul memberikan Autokritik terkait hal ini, menurutnya calon-calon legislator yang sedang berkompetisi. Juga kepada para pimpinan OPD Provinsi NTB yang sudah lama tidak berkunjung ke daerah dan desa-desa diharapkan tak segan turun.

“ Dalam setiap kesempatan silaturrahim dengan masyarakat, selalu saya tekankan bahwa paradigma kepemimpinan kami adalah melayani, memfasilitasi dan menjawab kebutuhan serta persoalan masyarakat secara konkret,” tegas Dr. Zul seperti disampaikan saat dialog dengan warga Sape, Lambu, Ambalawi, Wera, Wawo di kantor Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Minggu Siang (21/10).

Dalam kesempatan ini, lanjut Dr Zul seperti dituliskan di Halaman Facebooknya menyampaikan beragam persoalan dibicarakan secara serius namun santai penuh rasa keakraban. Mulai dari rendahnya produktifitas hasil tangkapan, pemboman ikan, minimnya sarana prasarana perikanan, peningkatan jalan ruas jalan provinsi dan kabupaten, geliat pariwisata yang kurang, fasilitas ruang belajar di SMA/SMK hingga persoalan narkoba yang mendera generasi muda Sape.

“ Beruntung saya datang bersama sejumlah kepala dinas dan badan yang memiliki kapasitas untuk menjawab dan menyerap setiap lontaran pertanyaan, keluhan, permintaan hingga gagasan atau masukan. Saya meminta setiap aspirasi dicatat dan ditindaklanjuti dengan solusi yang optimal. Tentunya bersinergi dengan jajaran Pemerintah Daerah setempat yang turut hadir,” demikian diantara pesan yang disampaikan Dr. Zulkiflimansyah Gubernur NTB di Bima.(K-I)

Beri Komentar Di Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *