Dwi Djoko Wiwoho, Mantan Pejabat BP Batam yang Terlibat ISIS

KMCNews- Bergabungnya Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam), Dwi Djoko Wiwoho (DDW), dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) benar-benar mengejutkan.

Dwi Djoko di Batam bukanlah orang sembarangan. Ia selama ini juga dikenal sebagai sosok yang tak neko-neko dan ramah.

Dari segi materi, sebagai seorang pejabat di BP Batam atau Otorita Batam itu, pria yang disapa Djoko itu tak berkekurangan. Ia memiliki sejumlah harta benda yang berharga, rumah, dan sejumlah kendaraan roda empat.

Berikut fakta mengenai Dwi Djoko Wiwoho sebelum gabung ISIS:

Dwi Djoko Wiwoho dikenal sebagai seorang pejabat teras di BP Batam atau Otorita Batam. Ia pernah menjabat di sejumlah posisi penting. Djoko pernah menjabat Direktur Humas BP Batam sebelum menjadi Direktur PTSP dan Investasi BP Batam.

Dalam kesehariannya, Dwi Djoko Wiwoho bukan sosok yang parlente, meskipun gaji sekelas direktur BP Batam, jauh di atas rata-rata. Dalam kesehariannya, penampilan Djoko tampak sederhana. Tidak ada yang mencolok. Begitu juga istri dan anak-anaknya. Djoko juga dikenal sebagai sosok yang ramah dan bersahabat terhadap siapapun termasuk di lingkunan rumahnya di Kompleks Perumahan Kartini Sekupang.

Dwi Djoko Wiwoho juga dikenal bukan sebagai sosok yang fanatisme buta terhadap agama yang dianut. Di kalangan staf dan pejabat BP Batam, Djoko diketahui masih sering ibadah bolong-bolong. Bahkan ia juga terkadang kerap menemani tamu dari Jakarta untuk sekadar melepas penat ke tempat hiburan malam.

Dwi Djoko Wiwoho diduga bergabung ISIS karena terpengaruh istrinya Ratna Nirmala. Ratna Nirmala menurut kabar termasuk ke dalam jaringan kelompok radikal. Ratna memang dikenal sebagai sosok yang eksklusif. Ia diduga pernah berhubungan dengan jaringan-jaringan kelompok radikal di Indonesia dan Malaysia. Bahkan di jejaring sosial Facebooknya, Ratna tak segan memposting tema soal jihad.

Dwi Djoko Wiwoho memiliki tiga anak perempuan. Tiga anaknya tersebut masih duduk di bangku SD, SMP, dan SMA. Salah satu dari anaknya sekolah di sekolah yang mewajibkan siswanya bercadar. Di sekolah yang berada di Batam tersebut juga dibimbing guru perempuan yang keseluruhannya bercadar.

Dwi Djoko Wiwoho tidak hanya dikenal dekat dengan staf dan pejabat BP Batam, namun ia juga dekat dengan kalangan wartawan. Jabatannya sebagai Direktur Humas BP Batam, menjadikannya selalu berhubungan dengan para pencari berita tersebut. Djoko juga tak segan memberikan informasi kepada wartawan dan ia juga tak pelit berbagi informasi.

Djoko menghilang sejak Agustus 2015 lalu. Pada saat itu ia mengajukan cuti ke atasannya Kepala BP Batam Mustofa Widjaja. Sejak saat itu Djoko menghilang bak ditelan bumi. Ia yang seharusnya masuk kantor 2 September tak kunjung kembali.

Belakangan baru diketahui setelah jajaran kepolisian mendatangi BP Batam dan mengatakan Djoko terlibat ISIS. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) juga menyatakan Djoko positif menjadi pengikut ISIS dan telah bergabung ke Irak.

Sejumlah orang di lingkungan BP Batam pun kaget bukan kepalang. Saat ini jabatan Djoko masih diisi oleh Pelaksa tugas Gunadi.(Al-Lamaberaf)

Beri Komentar Di Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *