Dua Gempa Hebat Bikin Panik Pasien RSUD As’syifa Sumbawa Barat

KMCNews, Taliwang – Gempa 5,4 dan 6,5 Skala Richter yang mengguncang pada Minggu (19/8) siang sekitar pukul 12.20 Wita, membuat panik sejumlah pasien di Rumah Sakit Umum As’Syifa Taliwang Sumbawa Barat. Selain pasien, perawat, dokter hingga keluarga pasien yang datang menjenguk pun berlarian karena panik.

” Saat gempa menghentak untuk kedua kalinya, saya lagi di lantai 3, tiba-tiba ada yang goyang dan teriak Allahu Akbar. Semuanya langsung berhamburan ke pintu darurat,” ujar Burhanuddin warga Kecaman Taliwang yang saat itu datang menjenguk keluarganya yang sakit.

Saat gempa, para perawat langsung mengarahkan pasien menuju pintu darurat. Seluruh pasien maupun keluarganya, menurut Bur, berlarian panik. Ada yang berkumpul di ruang lobi dan halaman rumah sakit.

“Saking paniknya, beberapa keluarga pasien bahkan ada yang terlihat menggendong keluarganya yang sakit turun kebawah. Panik, soalnya gempa cukup besar,” imbuhnya.

Saat berada di lobi Rumah sakit, awak media mengamati ternyata sudah banyak pasien yang dibawa keluar. Bahkan hingga gempa berakhir ada beberapa pasien yang enggan masuk kekamarnya karena takut terjadi gempa susulan yang lebih besar.

” Tadinya saya dan keluarga yang sakit berada disamping gedung rumah sakit. Karena takut roboh, pindah kehalaman depan. Kami minta dipindahkan kelantai 1 karena khawatir terjadi gempa susulan yang lebih besar,” timpal Herman salah seorang keluarga pasien lainnya.

Meski begitu, dua gempa yang terjadi cukup keras tersebut tidak menimbulkan kerusakan bangunan gedung rumah sakit. Setelah gempa reda, pelayanan pun kembali berjalan normal.
Hingga berita ini diturunkan, gempa bumi yang menggoyang NTB dan sekitarnya tersebut terjadi hanya berselang empat menit.

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi pada pukul 11.06 WIB dengan magnitudo 5,4 dan kedalaman 10 km. Gempa pertama ini berada pada 8,29 Lintang Selatan, 116,62 Bujur Timur, tepatnya pada 25 km Timur Laut Lombok Timur, NTB.

Sementara, gempa kedua terjadi pukul 11.10 WIB dengan magnitudo 6,5. Kedalaman gempa tercatat 10 Km. Pusat gempa kedua ini berada pada 8,24 Lintang Selatan, 116,66 Bujur Timur. Tepatnya pada 32 km Timur Laut Lombok Timur, NTB. BMKG tidak menyatakan kedua gempa Lombok tersebut berpotensi terjadinya tsunami. (K.SZI/K D)

Beri Komentar Di Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *