Beredar Info Survey Golkar, Calon Petahana KSB Dibawah 50 Persen, Begini Tanggapan Ketua DPD Golkar KSB

Sumbawa Barat, KMCNews – Calon yang diusung Partai Golkar dalam Pilkada serentak tahun 2020 di beberapa Kabupaten Kota di NTB, dikabarkan masih dibawah 50 persen, ini ditenggarai berdasarkan hasil survei sementara oleh Partai yang berlambang pohon beringin tersebut.

Seperti dilansir salah satu media sebelumnya, hasil survei dengan angka dimaksud disebutkan termasuk calon yang diusung Partai Golkar di Kabupaten Sumbawa Barat HW Musyafirin Fud Syaiffudin.

Menanggapi hal Ini, Ketua DPD II Golkar KSB, Syaifullah S.Pt,.M. Si mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi teknis (Rokornis) DPD Golkar NTB minggu kemarin, terkait evaluasi Pilkada di 7 Kabupaten Kota di NTB termasuk disampaikan hasil survey. Partai Golkar oleh DPP dipasang target 60 persen kemenangan di Pilkada NTB.

“ Kalau 60 persen berarti kan ada 5 Kabupaten Kota yang kita perjuangkan harus menang, nah salah satunya yang tertinggi disitu adalah KSB kemudian ada Kabupaten Bima , ada Kabupaten Lombok Tengah, ada Kota Mataram dan Kabupaten Dompu,” terang Efong,sapaan akrabnya kepada KMCNews media group Siberindo, Jum’at (20/11/2020).

Dikatakan Efong, dari hasil survey semua leading unggul disitu, kemudian khusus KSB berdasarkan hasil survey terakhir yang dimaksud, calon yang diusung F3 (HW Musyafirin-Fud Syaifuddin) pada angka 87 persen seperti disampaikan DPP.

“ Nah, dengan hasil survey ini saya bilang dengan teman-teman pengurus disini jangan dulu berbangga, tetapi kita harus kerja keras lagi melampaui hasil survey yang telah ditetapkan itu,” katanya.

Dikatakan Efong lagi, sejalan dengan itu DPP juga telah menginstruksikan agar seluruh kader Partai dan pengurus di semua tingkatan untuk bergerak dan membuat laporan kinerja harian untuk memenangkan calon yang diusung.

“ Kemudian kita tindak lanjuti laporan itu, memerintah fraksi memerintahkan seluruh pengurus untuk bergerak memenangkan pasangan calon, dan dalam seminggu terakhir kita cros cek semua bergerak dan datanya rutin masuk tiap hari,”demikian ujar Syaifullah Ketua DPD Partai Golkar KSB.

Sebelumnya seperti dilansir Kanal NTB,  Ketua DPD II Partai Golkar Lombok Tengah, H Humaidi, membeberkan tanggapan DPP Golkar terhadap hasil survey terbaru calon Bupati dan Walikota dari Golkar masih dibawah 50 persen.

Humaidi menyebut dengan hasil survey di Kota Mataram, Bima, Lombok Tengah dan KSB ia yakin calon Golkar bisa memenuhi target 60 persen kemenangan di Pilkada NTB.

“Di Lombok Tengah Maiq Meres 43 persen, Mohan 47 persen, di Bima 42 persen dan juga KSB. Kita yakini bisa memenuhi 60 persen target DPP Golkar,” terangnya.

Hasil ini menurutnya, membuat DPP kecewa dan menggenjot agar seluruh fraksi di DPRD kabupaten kota untuk melakukan pertemuan di dua titik dalam sehari. Jika calon yang diusung Golkar sampai kalah di Pilkada DPP tak segan segan memberi sanksi tegas berupa pemecatan dari pengurus maupun anggota dewan.

”DPP sebenarnya marah-marah karena hasil survey calon Golkar dibawah 50 persen. Dan DPP langsung Bapak Dolly mengintruksikan seluruh anggota fraksi agar meningkatkan intensitas pertemuan setiap hari dua kali dengan mengirim foto pertemuan. Dan DPP sekarang sangat tegas jika calon Golkar tidak menang ancamannya keras, bisa pemecatan,” bebernya, Kamis (19/11/2020).

Humaidi mengaku bahwa dengan capaian partai Golkar saat ini sebenarnya bukan malah membuat tim semakin lemah. Justru menurutnya tim semakin solid.(K1)