oleh

Ancam Demo, FPT Minta Segera Cairkan Sisa Dana Gempa

Sumbawa Barat, KMCNews – Tersendatnya dana bantuan Rehabilitasi Rumah Rusak Ringan akibat Gempa beberapa waktu lalu, Front Pemuda Taliwang (FPT) minta segera dicairkan.

Dana yang sudah di transfer Pemerintah Pusat ke Rekening BPBD KSB melalui Bank BRI sejak 28 Desember 2020, sebesar Rp.3.2 Milyar seharusnya sudah diterima penerima manfaat masing-masing sebesar Rp. 510.000, namun Pemkab KSB melalui BPBD mengaku masalah tersendat ada di Bank BRI karena alasan Pegawai baru dan Rekening masih dalam status Close.

Korlap FPT, Aldi Pratama mendesak BRI agar segera melakukan proses pencairan lantaran masyarakat penerima manfaat sudah menunggu terlalu lama.

” Ini Dana Siap Pakai sudah seharusnya segera dicairkan apalagi masyarakat sudah lama menunggu,masa zaman digital begini prosesnya berbelit,” tandas Aldy dalam siaran Pers yang diterima KMCNews, Selasa (16/2/2021).

FPT mengancam akan turun demo jika proses pencairan ini belum ada kepastian.

Seperti diberitakan KMCNews sebelumnya, Kapala Pelaksana BPBD KSB Ir Lalu Muhammad Azhar MM, mengatakan, kendala belum disalurkan dana bantuan gempa dikarenakan ada masalah di Bank BRI.

“ Saat ini dana itu tersendat di BRI, masalahnya karyawan yang tadinya mengurus masalah pencairan dana dan memegang data pindah tugas, begitu juga Kepala BRI Taliwang  saat ini orang baru selain itu pihak BRI juga mengatakan kalau rekening dana ini masih di Close sehingga belum juga bisa dicairkan,” ujar Lalu Azhar.

Dana total yang telah di transfer pusat  ditegaskan kembali Lalu Azhar sebesar  Rp. 3.205,000.000 untuk 8.248 KK penerima manfaat rumah rusak ringan yang ada di 5 Kecamatan diluar Kecamatan Maluk, Jereweh dan Sekongkang.

Untuk 3 Kecamatan lingkar tambang itu dikatakan Lalu Azhar telah menerima bantuan full 100 persen tanpa pemotongan.

“ Total keseluruhan rumah rusak ringan ada 13.188, dari jumlah itu 8.248 diantaranya yang masih dapat sisa Rp. 510.000,-  yang ada di 5 Kecamatan selain Kecamatan Jereweh maluk dan Sekongkang yang telah menerima bantuan penuh sebesar Rp. 10 Juta,” terang Lalu Azhar.

Sementara, ditemui wartawan untuk dimintai keterangannya, Kepala Cabang BRI Taliwang enggan menemui awak media, namun menurut salah seorang staf BRI mengakui jika ada Pokmas yang datang ke BRI mempertanyakan dana gempa itu, sumber staf ini mengatakan lagi jika benar dana di rekening sebelumnya masih close, termasuk ada staf  yang selama ini mengurus masalah dana gempa pindah tugas dibenarkan staf ini menjadi salah satu kendala.(K1)

 

 

 

 

 

Komentar

Komentar Anda

Berita Lainnya